www.AlvinAdam.com

Berita 24 Bangka Belitung

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Komisi VII DPR RI Desak Pemerintah Segera Selesaikan Revisi ...

Posted by On 06.51

Komisi VII DPR RI Desak Pemerintah Segera Selesaikan Revisi ...

Komisi VII DPR RI Desak Pemerintah Segera Selesaikan Revisi Undang-undang Ketenaganukliran

Torium dan Uranium ini jauh lebih berharga dibandingkan timah karena bahan baku PLTN, tapi kok ini seperti diabaikan

Komisi VII DPR RI Desak Pemerintah Segera Selesaikan Revisi Undang-undang KetenaganukliranBangka Pos/KrisyanidayatiFoto bersama komisi VII DPR RI bersama wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Komisi VII DPR RI mendesak pemerintah untuk segera menyerahkan revisi rancangan Undang-undang Ketenaganukliran agar dapat dilakukan pembahasan lebih lanjut.

Anggota Komisi VII DPR RI, Kurt ubi menyampaikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai daerah penghasil timah memiliki mineral ikutan lainnya yakni Torium dan Uranium sebagai bahan baku PLTN.

Ia meminta potensi torium dan uranium ini diinventarisir.

"Mineral ikutan itu masa depan Bangka, karena timah itu tidak bisa diperbaharui. Berapa potensi torium dan uranium itu dari produksi timah yang sudah dilakukan seperti ini, Torium dan Uranium ini jauh lebih berharga dibandingkan timah karena bahan baku PLTN, tapi kok ini seperti diabaikan," katanya dalam audiensi dengan Pemerintah Provinsi Babel, di ruang rapat Tanjung Pendam, Senin (30/4/2018).

Ia menambahkan, provinsi Babel mungkin merupakan satu-satu daerah yang memiliki potensi torium.

Namun, ia menyayangkan ini belum dimanfaatkan dengan maksimal.

"ESDM, Bapeten dan Batan segera ambil langkah-langkah, satu revisi Undang-undang ketenaganukliran, sebagai payung hukum eksploitasi dan eksplorasi bahan baku PLTN, ke dua segera bikin road map, untuk PLTN di Indonesia, jangan berpikir sempit PLTN mahal," katanya.

Kurtubi menyebutkan saat ini potensi mineral ikutan yang memiliki nilai luar biasa dan menjadi incaran negara maju, belum dimanfaatkan dan dinilai sebelah mata.

"Pembangkit listrik tenaga nuklir termasuk torium di Bangka ini, sepertinya ditelantarkan oleh negara, tidak diurus. Di Bangka yang diurus hanya timah saja, seolah-olah hanya timah yang punya nilai, mineral ikutan lainnya seolah-olah tidak bernilai, padahal torium dan uranium ini jauh lebih berharga dari timah karena bisa menjadi bahan baku PLTN," katanya.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: krisyanidayati Editor: Iwan Satriawan Sumber: bangkapos.com Ikuti kami di Video Wanita di Jepang Tolak Ustaz Somad, Begini Tanggapan sang Ulama saat Ceramah di Australia Sumber: Google News | Berita 24 Babel

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »