www.AlvinAdam.com

Berita 24 Bangka Belitung

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Wilayah Udara Babel

Posted by On 10.44

Wilayah Udara Babel

Wilayah Udara Babel Oleh: Firdaus Baderi Jumat, 27/04/2018

Oleh: Emron Pangkapi

Pemerhati Lingkungan Hidup

Dalam dua bulan terakhir sedikitnya empat kali kami pergi keluar negeri dan terbang melintasi wilayah udara Kepulauan Bangka Belitung. Seperti lazimnya penumpang pesawat udara, kami memperhatikan ruang udara dari kokpit pesawat.

Kemudian perhatian tertuju kepada pergerakan pesawat yang di zaman now, yang bisa diikuti melalui layar televisi hiburan yang ada di setiap pesawat berbadan lebar. Pihak maskapai menyediakan satu chanel khusus "flight today" bagi penumpang yang memiliki kegemaran mengamati rute penerbangan maupun yang suka sensasi saat take off maupun landing.

Saya perhatikan betapa strategisnya Kepulauan Bangka Belitung dalam jalur penerbangan internasional terutama yang menghubungkan Barat dan Timur serta Selatan dan Utara ekuator. Pesawat yang datang dari Barat seperti dari London, Amsterdam, Istambul tujuan Jakarta pasti akan melintas di atas pulau Bangka bagian utara- barat (Belinyu dan Muntok).

Pesawat yang datang dari Timur Tengah (Riyadh, Jeddah, Dubai) akan melintas sepanjang pulau Bangka dari utara hingga Selatan (Belinyu-Sungailiat-Pangkalpinang-Koba-Toboali). Begitu pula pesawat dari Singapura yang hendak ke Australia juga melintas di atas pulau Bangka. Begitu juga pesawat dari Asia Timur (Hong Kong, Beijing, Seoul, Tokyo) menuju Jakarta melintas persis membelah pulau Belitung.

Sebagai orang awam, saya juga mencatat ciri khas lain, setiap kali melintasi kawasan udara Bangka-Belitung pesawat selalu menembus awan tebal, mengalami guncangan kecil. Dan sebagai orang kelahiran Babel, hampir setiap pesawat terbang tinggi melintas ditandai dengan jalur/bekas udara yang menyerupai asap turbo yang bisa dilihat membekas di langit. Mungkin, ada perbedaan ruang udara di daerah ini dengan jalur lainnya.

Namun rute penerbangan lintas Babel ini menunjukkan begitu strategisnya Kepulauan Bangka Belitung sebagai jalur penerbangan internasional.

Adalah sangat aneh, kalau hingga kini ternyata pihak otoritas Singapura masih memegang kontrol ruang udara bagi penerbangan internasional dan domestik termasuk izin terbang dan mendarat bagi pesawat Indonesia di Kepulauan Riau dalam wilayah kedaulatan Republik Indonesia.

Karena itu, kami mendukung tekad dan perjuangan Presiden Jokowi untuk mengambil alih kontrol udara atau yang lazim dikenal Flight Information Region (FIR) dari kendali Singapura. Karena hal Ini sudah menyangkut martabat dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Nah, bila pemerintah Indonesia berhasil mengambilalih kendali FIR, maka pembangunan fasilitas stasiun kontrol dan radar wilayah udara Indonesia yang paling pas berada di pulau Bangka, karena berada dalam jalur penerbangan timur barat dan utara selatan.

Begitu juga letak Pangkalan Udara TNI-AU yang berada di pulau Belitung seharusnya mendapat perhatian khusus, untuk ditingkatkan sebagai pangkalan utama yang memiliki skuadron tempur (pesawat militer) yang dapat mengawasi semua penerbangan di kawasan Asia Tenggara.

Apalagi pada saat bersamaan diberlakukan pajak atas pesawat yang melintas di wilayah udara, maka dapat menambah penerimaan negara dari retribusi/pajak bumi, air dan udara. Semoga!

BERITA TERKAIT

  • Bungaran: Terapkan Prinsip 3P di Wilayah Pesisir Lampung
  • PT Timah Fokuskan Pemberdayaan Daya Saing UKM - Geliat Bisnis UKM di Babel
  • Kuningan Luncurkan Balon Udara Anti Hoax
  • Menpora: Kualitas Udara Pengaruhi Kesuksesan Asian Games
  • PGN Pasok Gas di Wilayah Kepulauan Riau - Dorong Pertumbuhan Ekonomi
  • Bank Sumsel Babel Dinilai Layak IPO

BERITA TERKAIT

Bungaran: Terapkan Prinsip 3P di Wilayah Pesisir Lampung

NERACA Jakarta-Upaya membangkitkan kembali pertambakan udang Dipasena di Lampung mendapat apresiasi positif dari mantan Menteri Pertanian Bungaran Saragih. Dia mendukung…

PT Timah Fokuskan Pemberdayaan Daya Saing UKM - Geliat Bisnis UKM di Babel

PT Timah Tbk memfokuskan program tanggung jawab sosial atau corporate social resposibility (CSR) berbasis pemberdayaan usaha kecil dan menengah guna…

Kuningan Luncurkan Balon Udara Anti Hoax

Kuningan Luncurkan Balon Udara Anti Hoax NERACA Kuningan â€" Berita bohong (hoax) yang kerap berseliweran di media sosial harus terus…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Wilayah Udara Babel

Oleh: Emron Pangkapi Pemerhati Lingkungan Hidup Dalam dua bulan terakhir sedikitnya empat kali kami pergi keluar negeri dan…

Pusat Kawasan Produksi dan Pasar

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Masalah Ekonomi dan Industri Apakah ini yang akan kita bentuk sebagai episentrum kedigdayaan ekonomi Indonesia…

Eksplorasi dan Eksploitasi

Oleh: Dr. Edy Purwo Saputro, MSi Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Solo Kalau kita masih ingat bahwa 22 April…

Berita Terpopuler

Menaikkan Elektabilitas dengan Cara Cerdas

Peran Pemerintah Dorong Kebangkitan UMKM

Perempuan Harus Melek Investasi Saham

Adi Sarana Bukukan Laba Rp 41,09 Miliar

Gelar IPO,Madusari Bakal Lepas Saham 30%

Analis: Banyak Faktor Pengaruhi Fluktuasi IHSG

Asuransi ABDA Bagi Dividen Rp 55,87 Miliar

Chandra Asri Anggarkan Capex US$ 570 Juta

Obligasi Pelindo III Raih Peringkat Baa3

Waskita Beton Raup Laba Rp 511 Miliar - Nilai Kontrak Baru Tumbuh

Sumber: Google News | Berita 24 Babel

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »