Kirim Berita Babel: Klik Disini | Konfirmasi Berita Babel: Klik Disini

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Menpar Minta KEK Pariwisata Harus Bersih dari Penambangan

Posted by On 07.45

Menpar Minta KEK Pariwisata Harus Bersih dari Penambangan

Menpar Minta KEK Pariwisata Harus Bersih dari Penambangan

Arief Yahya menegaskan jika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ingin menjadikan sektor pariwisata sebagai unggulan maka Tidak Ada Pertambangan

Menpar Minta KEK Pariwisata Harus Bersih dari PenambanganBangka Pos / NurhayatiMenteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya saat berkeliling Pantai Tanjung Pesona yang masuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pantai Timur Sungailiat, Jumat (13/4/2018) ketika menghadiri HUT Real Estate Indonesia (REI) ke 46 Tahun.

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya m enegaskan jika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ingin menjadikan sektor pariwisata sebagai unggulan maka tidak ada kawasan pertambangan di daerah pariwisata.

Dikatakannya, harus memilih sektor mana yang memberikan Produk Domestik Brutto (PDB) terbesar, yang memberikan devisa terbesar dan menyerap tenaga kerja terbesar.

"Silahkan dicek berapa besar PDB pariwisata, di sini saya katakan PDB pariwisata tidak besar katakanlah lima persen tapi employment (kesempatan kerja--red) nya ratusan ribu, kita bandingkan industri lainnya. Pariwisata semakin di lestarikan semakin mensejahterakan kalau yang lain belum tentu," jelas Arief Yahya saat konfrensi pers, Jumat (13/4/2018) di Tanjung Pesona Resort and Spa Sungailiat.

Ia sering bercanda dengan Menteri Kelautan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti, ikan jika dari bawah laut lebih mahal ketimbang ditangkap dijual untuk konsumsi.

Hal ini kelihatan dari daerah perikanan yang bertransformasi ke daerah pariw isata dimana pendapatan per kapita masyarakatnya lebih tinggi sehingga tingkat pendidikan anak-anak mereka juga lebih tinggi di daerah yang menjadi destinasi wisata.

"Mohon maaf dibandingkan dengan di kampung-kampung nelayan. Kamu bisa lihat kalau di kampung nelayan lihat fisiknya tidak terlalu bagus, di pariwisata cenderung bersih, anak-anaknya sekolah lebih tinggi ini menunjukan kesejahteraan," ungkap Arief Yahya.

Dikatakannya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata yang sudah ditetapkan pemerintah daerah harus bersih dari penambangan timah.

"Untuk itu pemerintah daerah harus bisa menetapkannya. Yang ditetapkan bupati ya bupati, oleh gubernur ditetapkan gubernur, oleh pusat harus ditetapkan. Di pusat kecenderungannya tergantung usulan dari gubernurnya," kata Arief Yahya.(*)

Penulis: nurhayati Editor: zulkodri Sumber: bangkapos.com Ikuti kami di Ingat Siswi Cantik SMA Jual Keperawanan Rp 1,5 Juta Untuk Bayar Utang? Ternyata Pembelinya Mahasiswa Sumber: Google News | Berita 24 Babel

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »