GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Majukan Pariwisata Babel, GIPI dan PHRI Perjuangkan KEK ...

Majukan Pariwisata Babel, GIPI dan PHRI Perjuangkan KEK ...

Leisure Bangka Belitung Majukan Pariwisata Babel, GIPI dan PHRI Perjuangkan KEK Tanjung Pesona dan Tanjung Gudang Mudah-mudahan ini bisa menjadi booster (pen…

Majukan Pariwisata Babel, GIPI dan PHRI Perjuangkan KEK ...

Leisure Bangka Belitung

Majukan Pariwisata Babel, GIPI dan PHRI Perjuangkan KEK Tanjung Pesona dan Tanjung Gudang

Mudah-mudahan ini bisa menjadi booster (pendorong--red) kemajuan pariwisata Bangka Belitung. Kita butuh

Majukan Pariwisata Babel, GIPI dan PHRI Perjuangkan KEK Tanjung Pesona dan Tanjung GudangBangkapos/NurhayatiJohan Ridwan Hasan

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendukung gerakan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Babel untuk memajukan pariwisata di Kepulauan Bangka Belitung.

Untuk itu GIPI ber sama PHRI mengusungkan dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Pesona dan Tanjung Gunung.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi booster (pendorong--red) kemajuan pariwisata Bangka Belitung. Kita butuh booster kalau tidak ada booster pariwisata Bangka Belitung akan bertumbuh secara alami. Nanti kita habis napas. Booster ini yang harus kita perjuangkan untuk Bangka Belitung," ungkap Ketua GIPI Babel Johan Ridwan Hasan kepada bangkapos.com di Hotel Tanjung Pesona.

Disinggung kondisi alam Babel baik di darat dan laut yang sudah hancur akibat penambangan, menurut Ridwan hal bukan menjadi momok bagi industri pariwisata di Babel.

"Barang sudah terjadi, sudah hancur kita perbaiki dan memang harus menjadi tanggung jawab kita orang pariwisata untuk memperbaiki ini, disamping kita juga bersinergi dengan penambang-penambang kita," ungkap Ridwan.

Dicontohkannya Pulau Phuket Thailand jauh lebih hancur daripada Pulau Bangka.

Luasnya hanya sekit ar 10 persen dari Pulau Bangka dan 25 persen dari Pulau Belitung.

"Dia punya kapal isap itu ribuan tapi pemerintahnya punya arah, punya ketegasan yang jelas kapan distop. Mereka di stop tahun 86," ungkap Johan.

Namun saat ini kenyataannya Pulau Phuket sudah menerima 60 persen turis yang masuk ke Thailand.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: nurhayati Editor: Iwan Satriawan Sumber: bangkapos.com Ikuti kami di Beredar Video Persekusi Sepasang Kekasih Dicekik Dipaksa Berbuat Mesum, Polisi Lakukan Analisa Sumber: Google News | Berita 24 Babel

Tidak ada komentar