GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Begini Ngerinya Menghadapi Sniper Jepang, Sampai Lawannya Harus Lakukan Ini

Begini Ngerinya Menghadapi Sniper Jepang, Sampai Lawannya Harus Lakukan Ini

Begini Ngerinya Menghadapi Sniper Jepang, Sampai Lawannya Harus Lakukan Ini bersembunyi di puncak-puncak pohon atau lubang kecil meskipun hanya dibekali…

Begini Ngerinya Menghadapi Sniper Jepang, Sampai Lawannya Harus Lakukan Ini

Begini Ngerinya Menghadapi Sniper Jepang, Sampai Lawannya Harus Lakukan Ini

bersembunyi di puncak-puncak pohon atau lubang kecil meskipun hanya dibekali nasi kering dan air putih sniper Jepang sanggup mengendap

Begini Ngerinya Menghadapi Sniper Jepang, Sampai Lawannya Harus Lakukan IniPinterest

BANGKAPOS.COM--Selain sniper Jerman maupun Rusia yang terkenal kepiawaiannya selama PD II, sniper Jepang yang bertempur seperti seorang samurai, demi kehormatan bangsa dan pengabdian kepada kaisar juga tak kalah handalnya.

Sebagian besar sniper Jepang telah berpengalaman dalam Perang Manchuria (1930) khususnya dalam pertempuran hutan yang berlangsung lama.

Denga n bersembunyi di puncak-puncak pohon atau lubang kecil meskipun hanya dibekali nasi kering dan air putih sniper Jepang sanggup mengendap selama berminggu-minggu.

Ilustrasi Sniper
Ilustrasi Sniper (AP)

Para sniper Jepang yang bertengger di pucuk pohon, khususnya pohon kelapa bahkan memiliki motto hanya akan turun sebagai mayat akibat tembakan peluru musuh.

Prinsip sniper Jepang semasa PD II nyaris sama, membunuh tentara Amerika sebanyak mungkin sampai dirinya sendiri terbunuh.

Dibandingkan sniper Rusia, Jerman, dan Sekutu, sniper Jepang memiliki keunikan sendiri karena mereka bertempur seorang diri tanpa dibantu observer.

Sniper Jepang juga bukan prajurit sukarelawan, tapi prajurit tulen yang bertempur di bawah sumpah kaisar Jepang dan tidak mengenal istilah gagal dalam tugas.

Berkat moral tempur dan spirit yang tinggi itu, para sni per yang hanya dipersenjatai senapan tempur standar Arisaka Model 97 atau 99 dan teleskop yang juga terbilang sederhana karena tak bisa dikoreksi memiliki kemampuan bidik yang sangat akurat pada jarak 550 meter.

Untuk menghadapi sniper Jepang yang gemar bersarang di atas pohon itu, pasukan AS tidak mengerahkan sniper-nya (countersniper) melainkan memberondongnya menggunakan senapan mesin antitank kaliber 37 mm.

Ketika peluru kaliber besar itu menghantam pucuk pohon kelapa bukan hanya sniper Jepang yang jatuh tewas, buah dan dahan kelapa juga turut berjatuhan.

Sementara para sniper Sekutu lainnya, seperti Inggris yang mengerahkan sniper asal Australia dan Selandia Baru yang berpengalaman selama PI mempunyai taktik sendiri untuk melumpuhkan sniperJepang.

Baik sniper Australia maupun Selandia Baru tidak lagi memberlakukan doktrin satu peluru satu nyawa untuk menembak jatuh sniper Jepang yang bertengger di puncak pohon.

Dalam duel sniper, mereka menggu nakan senapan mesin Bren yang ditembakkan sampai pelurunya habis disusul jatuhnya sniper Jepang.(*)

Artikel ini tayang di intisari.grid.id dengan judul " Sniper Jepang, Pantang Keluar dari Sarang Sebelum Dirinya Sendiri Jadi Mayat"

Editor: Iwan Satriawan Sumber: Intisari Ikuti kami di Oknum Guru Terekam Kamera Beraksi Asusila di Kelas, Fakta di Baliknya Menghebohkan! Sumber: Tribun Bangka

Tidak ada komentar