www.AlvinAdam.com

Berita 24 Bangka Belitung

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Protes Kontrak Kerja Diputus Sepihak, PT GPP Gugat Distanbunak ke PTUN

Posted by On 06.48

Protes Kontrak Kerja Diputus Sepihak, PT GPP Gugat Distanbunak ke PTUN

Protes Kontrak Kerja Diputus Sepihak, PT GPP Gugat Distanbunak ke PTUN

kronologis singkatnya PT Gokma Parulian Perkasa selaku klien kita ini awalnya ikut lelang tender proyek kegiatan pembangunan gedung

Protes Kontrak Kerja Diputus Sepihak, PT GPP Gugat Distanbunak ke PTUNbangkapos.com/Ryan A PrakasaPenasihat hukum PT GPP, Fauzar Mendri SH (kanan) & Jhohan Adhi Ferdiand SH (kiri) menunjukan bukti surat pemutusan kontrak kerja dan kopian surat gugatan terhadap Distanbunak Provinsi Babel ke PTUN Jakarta.

Laporan Wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Lantaran tak terima kegiatan proyek diputus kontrak, pihak PT Gokma Paru lian Perkasa (GPP) terpaksa mengambil langkah hukum dengan cara melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terhadap intansi Dinas Pertanian, Perkebunan & Peternakan (Distanbunak) Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Menurut kuasa hukum pihak PT GPP yang diungkapkan oleh Fauzar Mendri SH dan rekannya, Jhohan Adhi Ferdiand SH kepada wartawan, Rabu (11/10/2017) siang dalam jumpa pers yang digelar di kantor Advokat F3 & Associates komplek ruko, Perumahan Green Land, Kota Pangkalpinang menyebutkan jika pihak perusahaan tersebut baru-baru ini telah melayangkan surat gugatan kepada PTUN di Jakarta terkait kasus pemutusan kontrak kerja oleh pihak Distanbunak Provinsi Babel yang dinilai sepihak.

"Jadi kronologis singkatnya PT Gokma Parulian Perkasa (GPP--red) selaku klien kita ini awalnya ikut lelang tender proyek kegiatan pembangunan gedung balai diklat pertanian. Dalam lelang perusahaan ini menang. Selanjutnya perusahaan ini pun sesuai perintah dari in tansi terkait (Distanbunak Provinsi Babel--red) diminta untuk mengerjakan proyek tersebut," kata
Fauzar Merdi di hadapan wartawan siang itu.

Namun tanpa diduga oleh kliennya (PT GPP) justru ketika pekerjaan pembangunan gedung balai diklat pertanian tersebut sedang berjalan tiba-tiba pihak Distanbunak Provinsi Babel memutuskan kontrak pekerjaan proyek tersebut melalui surat resmi yang diterima oleh pihaknya.

"Padahal kegiatan pekerjaan pembangunan gedung balai diklat pertanian berlokasi di lingkungan Padang Baru itu justru diperkirakan sudah mencapai progress 30 % (persen--red) atau ditaksir hampir Rp 700 juta lebih dana perusahaan (PT GPP--red) yang telah dikeluarkan untuk pekerjaan proyek itu. Jelas pihak klien kita (PT GPP--red) merasa dirugikan secara materi," terangnya.

Terlebih dalam surat resmi yang disampaikan oleh pihak Distanbunak Provinsi Babel kepada PT GPP sebelumnya menjelaskan alasan pemutusan kontrak kerja proyek pembangunan ge dung balai diklat pertanian dengan alokasi anggaran sekitar Rp 2 M lebih bersumber dari APBD tahun anggaran (TA) 2017 lantaran PT GPP telah di-black list oleh pihak LKPP.

"Dalam surat resmi itu alasan pihak Distanbunak Provinsi Babel perusahaan ini (PT GPP--red) telah black list oleh LKPP, namun itu pun atas dasar surat laporan pihak lain (Detektif Swasta--red) yang masuk ke intansi tersebut," jelasnya lagi.

Semestinya menurut Fauzar pihak Distanbunak Babel tidak serta-merta langsung memutus kontrak sepihak meski kliennya (PT GPP) sebelumnya ada permasalahan dalam hal lelang proyek di luar pulau Bangka namun hal kegiatan proyek lainnya, namun sampai saat ini permasalahan di luar Bangka justru kini masih proses gugatan hukum.

Sementara Kepala Distanbunak Provinsi Babel, H Toni Batubara SE saat dikonfirmasi justru ia tak menampik jika PT GPP selaku pemenang tender kegiatan proyek pembangunan gedung balai diklat pertanian senilai Rp 2 M lebih terpaksa dip utus kontrak kerja oleh pihaknya.

"Iya karena perusahaan itu sudah black list. Dan saya sendiri telah berkoordinasi dengan Biro Hukum Pemprov Babel pihak Inspektorat termasuk dengan pihak LKPP terkait permasalahan perusahaan itu (PT GPP--red). Tapi penjelasan lengkapnya besok ke kantor saja kebetulan saya sekarang sedang dinas luar daerah," jelas Toni singkat saat dihubungi melalui nomor ponselnya, Rabu (11/10/2017) malam sekitar pukul 19.15 WIB.

Penulis: ryan augusta Editor: edwardi Sumber: bangkapos.com Ikuti kami di Heboh Video Penampakan Makhluk Misterius Mirip Putri Duyung, Saksi Mata sampai Gemetar saat Merekam Sumber: Tribun Bangka

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »