GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

HNSI: Titik Koordinat TI Apung DAS Perimping Diserahkan ke Kepolisian

HNSI: Titik Koordinat TI Apung DAS Perimping Diserahkan ke Kepolisian

HNSI: Titik Koordinat TI Apung DAS Perimping Diserahkan ke Kepolisian Tujuannya, dengan titik koordinat itu, polisi bisa lebih mudah menemukan posisi ponton-p…

HNSI: Titik Koordinat TI Apung DAS Perimping Diserahkan ke Kepolisian

HNSI: Titik Koordinat TI Apung DAS Perimping Diserahkan ke Kepolisian

Tujuannya, dengan titik koordinat itu, polisi bisa lebih mudah menemukan posisi ponton-ponton TI apung di

HNSI: Titik Koordinat TI Apung DAS Perimping Diserahkan ke Kepolisianbangkapos/riyadiAktivitas TI Tower di DAS Perimping, Rabu (11/10/2017). Kondisi itu ditemukan oleh Lembaga Kelautan Perikanan Indonesia (LKPI) Bangka saat memantau DAS Perimping Rabu (11/10/2017) lalu.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua HNSI Riausilip Sunkim mengungkapkan, ada pihak tertentu yang proaktif dengan penegakan hukum TI apung/tower ilegal, suda h menyampaikan titik koordinat posisi ponton-ponton TI apung di DAS Perimping, ke pihak aparat kepolisian.

Tujuannya, dengan titik koordinat itu, polisi bisa lebih mudah menemukan posisi ponton-ponton TI apung di DAS Perimping.

"Kami ikut menyerahkan titik-titik koordinat itu," kata Sunkim kepada bangkapos.com Jumat (27/10/2017).

HNSI juga sudah melakukan pengecekan ke Sungai Tirus, yang selama ini biasa dijadikan tempat ponton-ponton TI apung/tower disembunyikan, karena dalam dua hari ini TI apung menghilang, menyusul kegiatan monitoring DAS Perimping oleh Polda Babel.

"Saya lihat hanya satu unit saja, kemudian di sepanjang DAS hari ini juga kosong, tapi bukan berarti ponton-ponton TI apung sudah di tarik keluar sungai atau keluar dari Teluk Kelabat," jelas Sunkim.(*)

Penulis: riyadi Editor: Iwan Satriawan Sumber: bangkapos.com Ikuti kami di Hana Anisa Sempat Buka Instagram Buat Klarifikasi, Ternyata di Dadanya Ada ... Sumber: Tribun Bangka

Tidak ada komentar