www.AlvinAdam.com


Berita 24 Bangka Belitung

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Direktur Eksekutif Walhi Babel Ratno Teriakan Isu Krisis Lingkungan Dunia dan Babel di Jerman

Posted by On 17.45

Direktur Eksekutif Walhi Babel Ratno Teriakan Isu Krisis Lingkungan Dunia dan Babel di Jerman

Direktur Eksekutif Walhi Babel Ratno Teriakan Isu Krisis Lingkungan Dunia dan Babel di Jerman

Saat itu, aksi pendudukan tambang batubara dilakukan oleh aktivis Jerman dengan desakan yang sama.

Direktur Eksekutif Walhi Babel Ratno Teriakan Isu Krisis Lingkungan Dunia dan Babel di JermanIstimewaDirektur Eksekutif Walhi Babel Ratno Budi (paling kiri baju putih) bersama aktivitis lingkungan lainnya saat melakukan aksi di Bonn, Jerman.

BANGKAPOS.COM, JERMAN - Pada 4 November 2017, berbagai elemen dari organisasi masyarakat sipil maupun individu yang peduli pada keselamatan manusia dan seluruh makhluk hidup serta planet bumi melakukan aksi atau climate march de ngan massa mencapai 25.000 orang di Bonn, Jerman.

Bonn merupakan sebuah kota di tepian Sungai Rhein di Negara Bagian Nordrhein-Westfalen, Jerman.

Mereka secara bersama-sama menyuarakan keadilan iklim.

Massa juga mendesak penghentian penggunaan energi kotor seperti batubara dan PLTU batubara yang telah membakar bumi dan menyebabkan perubahan iklim.

Saat itu, aksi pendudukan tambang batubara dilakukan oleh aktivis Jerman dengan desakan yang sama.

Aksi ini bagian dari upaya mendesak pemimpin dunia untuk secara serius mengatasi perubahan iklim.

Juga mengoreksi secara mendasar paradigma pembangunan ekonomi global yang bertumpu pada energi kotor dan mematikan seperti batubara.

Massa mendesak pemimpin seluruh dunia menghentikan penggunaan PLTU batubara.
Massa mendesak pemimpin seluruh dunia menghentikan penggunaan PLTU batubara. (Ist imewa)

Eksekutif Nasional WALHI, WALHI Sumsel, WALHI Babel, WALHI Jambi dan WALHI Aceh turut mengambil bagian dalam aksi selama dua hari ini.

Hadi Jatmiko, Direktur WALHI Sumsel menyatakan, รข€œBerbagai persoalan tambang batubara di Indonesia menjadi fakta yang tidak bisa ditutupi, yang berakibat pada penghancuran hutan dan wilayah kelola rakyat, pencemaran, krisis sosial budaya dan ekonomi, penghancuran sumber pangan dan bencana ekologis dan perubahan iklim."

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Walhi Babel Ratno Budi alias Uday melalui rilis dari Bonn, Jerman.

Halaman selanjutnya 12
Editor: Alza Munzi Ikuti kami di Beredar Rekaman 2 Guru di Jambi Berbuat Mesum di Ruang Kelas, Masing-masing Sudah Berkeluarga Sumber: Tribun Bangka

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »